Logo Bimas Islam
IkhlasBerdampakGuiding, Inspiring, Transforming
BerandaBeritaKUA Paiton dan Puskesmas Jabung Bangun Ketahanan Keluarga Melalui Bimwin

KUA Paiton dan Puskesmas Jabung Bangun Ketahanan Keluarga Melalui Bimwin

30 Juli 2026
Humas Bimas Islam

Kontributor : Ali / Editor : Lutfi Hidayat

PAITON, (30 Juli 2026) – Komitmen membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas terus diperkuat melalui kolaborasi lintas institusi. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Paiton berkolaborasi dengan Puskesmas Jabung menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Binwin) bagi calon pengantin pada Kamis, 30 Juli 2026, bertempat di Aula Puskesmas Jabung, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan yang diinisiasi sebagai bentuk kolaborasi antara KUA Paiton, Puskesmas Jabung, dan PLKB Kecamatan Paiton tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala KUA Kecamatan Paiton, Fauzan, S.Sos.I., M.Pd. Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Puskesmas Jabung, dr. Yuniar Indah Savitri, Kepala PLKB Kecamatan Paiton, serta para calon pengantin sebanyak 15 pasang yang menjadi peserta bimbingan.

Dalam sambutannya, Fauzan menegaskan bahwa KUA tidak hanya berperan sebagai lembaga pencatat pernikahan, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam membangun ketahanan keluarga melalui berbagai program edukatif.

“KUA akan selalu melebur dengan masyarakat, menggandeng seluruh institusi pemerintah serta stakeholder yang ada di Kecamatan Paiton. Ke depan, program Bimbingan Perkawinan ini akan kami selenggarakan di seluruh kantor desa agar manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat,” ujar Fauzan sebelum secara resmi membuka kegiatan.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor merupakan langkah strategis dalam menciptakan keluarga yang tangguh sejak sebelum akad nikah, sehingga angka perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, hingga persoalan kesehatan reproduksi dapat ditekan melalui edukasi yang komprehensif.

Memasuki sesi materi, Kepala Puskesmas Jabung, dr. Yuniar Indah Savitri, menyampaikan pembekalan mengenai kesehatan reproduksi dan pentingnya kesiapan fisik maupun mental dalam kehidupan rumah tangga. Menurutnya, keharmonisan pasangan suami istri diawali dengan saling memahami kebutuhan satu sama lain serta membangun komunikasi yang sehat.

“Dalam hubungan suami istri, luangkan waktu untuk melakukan pemanasan (foreplay) sebelum melakukan hubungan intim agar tubuh lebih siap, memberikan rasa nyaman, serta membantu mencegah terjadinya lecet,” jelas dr. Yuniar di hadapan peserta.

Materi berikutnya disampaikan oleh Kepala PLKB Kecamatan Paiton yang mengupas pentingnya perencanaan keluarga melalui pengenalan berbagai jenis alat kontrasepsi bagi calon pengantin. Peserta diberikan pemahaman mengenai fungsi, manfaat, serta pemilihan metode kontrasepsi yang sesuai sebagai bagian dari upaya mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera.

Sebagai penutup rangkaian materi, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Paiton, Sayidina Ali, S.H., mengangkat tema “Tahap Perkembangan Hubungan”. Dalam paparannya, ia menjelaskan secara rinci dinamika kehidupan rumah tangga mulai dari usia perkawinan 12 bulan hingga memasuki 24 tahun pernikahan. Ia juga menguraikan berbagai tantangan yang lazim dihadapi pasangan pada setiap fase beserta pola penyelesaian masalah yang dapat diterapkan berdasarkan nilai-nilai agama, komunikasi yang efektif, dan sikap saling menghargai.

Menurut Ali, setiap fase kehidupan rumah tangga memiliki karakteristik tersendiri sehingga pasangan dituntut untuk terus belajar, beradaptasi, serta menjaga komitmen dalam membangun keluarga yang sakinah.

“Semakin harmonis rumah tanggamu, semakin banyak berkah dan rezekimu,” tutur Ali menutup penyampaian materinya.

Melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan ini, KUA Kecamatan Paiton berharap kolaborasi dengan Puskesmas, PLKB, pemerintah desa, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dapat terus diperluas. Dengan demikian, calon pengantin tidak hanya siap secara administratif untuk menikah, tetapi juga memiliki bekal pengetahuan, kesehatan, dan spiritual yang memadai dalam membangun keluarga yang kokoh, harmonis, serta menjadi fondasi lahirnya generasi yang berkualitas.

TAGS:BERITABIMAS ISLAMLAYANAN
Bagikan: