Kontributor : Anwar. S / Editor : Lutfi Hidayat
KRAKSAAN, (30 Juli 2026) – Dalam upaya memperkuat sinergi antara Kementerian Agama dan lembaga pendidikan, Tim Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kraksaan menggelar pertemuan koordinasi dengan SMK Negeri 2 Kraksaan, Kamis pagi (30/07/2026). Langkah ini dilakukan untuk mendorong pembinaan keagamaan berbasis moderasi beragama di lingkungan sekolah.
Rombongan KUA Kraksaan yang terdiri dari tiga Penyuluh Agama Islam, yakni Anwar Sanusi, S.H., M.Pd., Abdul Basit, S.Pd., dan Amaludin, S.Pd.I tiba di SMKN 2 Kraksaan sekitar pukul 10.30 WIB. Pertemuan tersebut disambut oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Riza Umami, S.Pd., M.Pd., bersama Guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Abdur Rohim, S.Pd.I.
Dalam koordinasi tersebut, kedua pihak membahas agenda strategis terkait pembinaan mental dan karakter peserta didik, penanaman nilai-nilai moderasi beragama, serta peluang kerja sama program penyuluhan agama secara berkala di sekolah.
Penyuluh Agama Islam KUA Kraksaan, Anwar Sanusi, S.H., M.Pd., menyatakan bahwa lingkungan sekolah merupakan ruang krusial dalam membentuk cara pandang keagamaan generasi muda. “Kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan anak didik tidak hanya unggul secara akademis dan vokasional, tetapi juga memiliki fondasi akhlak yang kokoh serta pemahaman keagamaan yang moderat, toleran, dan cinta tanah air,” ujarnya.
Sementara itu, pihak SMKN 2 Kraksaan menyambut positif inisiatif KUA Kraksaan. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Riza Umami, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas perhatian KUA terhadap pembinaan karakter para siswa.
“Kami menyambut baik sinergi ini. Kehadiran para penyuluh agama di sekolah akan memberikan nilai tambah bagi penguatan pendidikan karakter siswa, khususnya dalam mengamalkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan bernuansa kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Riza.
Melalui pertemuan ini, KUA Kecamatan Kraksaan dan SMKN 2 Kraksaan sepakat untuk menindaklanjuti hasil koordinasi dengan merancang program penyuluhan terstruktur yang menyasar seluruh peserta didik.
